Kebijakan Editorial

Fokus dan Ruang Lingkup

Hermeneutika merupakan suatu metode penafsiran interprestasi yang melibatkan berbagai faktor penting (bukan hanya sekedar mengulas naskah/teks produk hukum) namun melibatkan pula pengetahuan mengenai latar belakang sejarah, budaya, antropologi dan psikologi untuk menghadirkan kembali nuansa suatu naskah ilmiah. Hermeneutika juga merupakan ilmu humaniora yang bersifat universal hasil renungan disegala kondisi pemahaman. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik, termasuk:

  1. Hukum pidana;
  2. Hukum perdata;
  3. Hukum tata negara;
  4. Hukum administrasi negara;
  5. Hukum international;
  6. Hukum masyarakat pembangunan;
  7. Hukum islam;
  8. Hukum bisnis;
  9. Hukum acara; dan
  10. Hak asasi manusia.

 

Kebijakan Bagian

Artikel

Centang Naskah Terbuka Centang Diindeks Centang Telah di-Peer review
 

Proses Peer Review

Submitted papers are evaluated by anonymous referees by double blind peer review for contribution, originality, relevance, and presentation. The Editor shall inform you of the results of the review as soon as possible, hopefully between 1 - 2 months. Please notice that may be paper submissions to IJ-MDS the duration of the review process can be up to 3 months.

Reviewers examine the text of the aspects of quality and substance of the writing (not grammar texts), which includes the freshness, originality, usefulness and validity of citations and bibliography.

Reviewers received the manuscript double-blind review (anonymous author) of section editor or editorial secretariat. If it is not according to their competencies, the reviewer is entitled to refuse the manuscript and recommend it to others more competent reviewer.

 

Kebijakan Akses Terbuka

Jurnal ini menyediakan akses terbuka yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.

 

Pengarsipan

OJS sistem LOCKSS berfungsi sebagai sistem pengarsipan terdistribusi antar-perpustakaan yang menggunakan sistem ini dengan tujuan membuat arsip permanen (untuk preservasi dan restorasi). Lanjut...